Lampu yang dibuat dari Alga Hijau

Posted on
Artikel ini telah dibaca 25361 kali.

Kreatifitas untuk membuat teknologi terapan berdasarkan Biologi tampaknya terus menggelinding. Sungguh luarbiasa bila mampu menciptakan suatu produk yang bermanfaat untuk orang banyak, sekaligus ramah lingkungan, seperti yang dilakukan oleh Pierre Calleja seorang warga Perancis ini.

Ia berhasil membuat lampu penerangan untuk jalan tanpa tenaga listrik dengan memanfaatkan efek bioluminisense dari alga hijau. Hebatnya lagi, lampu yang dibuat dari alga hijau ini sekaligus mampu mengurangi pencemaran udara dan sekaligus diharapkan mengatasi efek rumah kaca karena alga hijau tersebut mampu menyerap karbondioksida 200 kali lebih banyak daripada yang bisa dilakukan pohon. Pierre Calleja mengembangkan produk yang disebutnya civilization’s first algae street lamp.

Lampu jalanan yang pertama kali dibuat ini berbentuk tabung dan didasarkan pada kemampuan microoorganisme untuk mengeluarkan cahaya (bioluminisense). Prototipe lampu ini telah dipasang di daerah Bordeaux, dan mampu menyala untuk menerangi jalan dari kemampuan fotosintesis alga hijau.

lampu dari alga hijau

Dasar kerjanya sederhana. Pada siang hari alga hijau mengambil CO2 dari udara untuk fotosintesis. Energi hasil fotosintesis selain digunakan sendiri untuk sang alga, juga digunakan untuk mengisi baterai sedemikian rupa. Bila malam tiba secara otomatis lampu akan menyala ditenagai oleh baterai tadi. Siang besoknya lampu padam dan baterai di-charge ulang dari energi fotosintesis lagi. Demikian seterusnya.

lampu dari alga hijau

Sayangnya belum diperoleh informasi detil mengenai sang pembuat, bagaimana mekanisme lampu tersebut, dan spesies alga hijau apa yang digunakan. Tapi produk yang sudah terealisasi ini memang benar-benar inovatif dan kreatif.